KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) meminta kepada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas tongkang bauksit yang hilir mudik mengakut hasil kerja nya selama ini Permintaan ini didorong oleh keprihatinan akan potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh operasi tongkang bauksit terhadap keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai tidak jarang rumah dan lanting warga menjadi korban .
DPRD Kotim telah mengidentifikasi bahwa beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut menggunakan tongkang bauksit sebagai sarana transportasi untuk mengangkut material bauksit.
“Aktivitas ini meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir dan memicu kekhawatiran akan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat setempat yang tinggal dibantaran sepanjang mentaya .”kata Bima Kemarin, 14 Juni 2023.
Dia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan ekonomi, termasuk operasi tongkang bauksit. Mereka meminta agar pemerintah daerah bersama KSOP segera mengambil tindakan untuk memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam aktivitas ini mematuhi standar keselamatan yang ketat.
“Pengawasan diharapkan dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat Kotim yang tinggal di sekitar bantaran sungai, sehingga mereka dapat hidup dalam lingkungan yang aman dan sehat. DPRD Kotim akan terus memantau perkembangan situasi ini dan berupaya untuk memastikan kepentingan masyarakat,” demikian. //
(KBC/003).














