KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Tenaga honorer atau kontrak dikabupaten Kotawaringin Timur mengeluhkan sulitnya mengakses Jaringan Internet yang tidak mendukung sehingga untuk melakukan Apsen secara ipersonal menjadi tertanggung karena harus mencari jaringan internet hingga harus naik ke atas bukit dan pohon supaya bisa absen. Keluhan ini dikemukakan oleh sejumlah guru didesa terpencil dan tenaga kesehatan, di mana akses internet menjadi kebutuhan penting untuk mengakses informasi, berkomunikasi, dan melaksanakan tugas-tugas terkait.
“Saya ebagai tenaga honor yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas penting terutama Apsen secara online sistem Ipersonil tersebut.”ujar salah seorang tenaga honor berinisial SNR tersebut.
Menurut nya mereka menghadapi tantangan yang signifikan ketika menghadapi masalah jaringan internet yang tidak stabil atau bahkan tidak tersedia sama sekali. Hal ini menghambat efisiensi dan produktivitas mereka, serta mengganggu komunikasi yang penting dengan pihak terkait.
Para tenaga honor mengungkapkan bahwa mereka bergantung pada jaringan internet untuk mengakses informasi terkini, berkomunikasi dengan rekan kerja, mengirim laporan, dan menjalankan tugas-tugas lainnya. Namun, jaringan internet yang buruk atau tidak ada sama sekali membuat mereka kesulitan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka dengan baik.Selain itu, tenaga honor juga mengeluhkan kurangnya infrastruktur yang memadai di daerah pedalaman tersebut.
“Beberapa di antaranya melaporkan bahwa jaringan telekomunikasi yang ada tidak mencakup wilayah mereka sepenuhnya, sementara yang lain menghadapi masalah dengan kecepatan internet yang rendah dan koneksi yang sering putus.”tuturnya
Sementara terpisah menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRD Kotim, M.Kurniawan Anwar meminta kepada pemerintah daerah terutama Dinas Komunikasi dan Informatika (diskominfo)Kotim supaya segera menindaklanjuti hal hal ini dengan melakukan mendata titik titik tertentu atau wilayah mana saja yang perlu dibangunan Dirikan Provider Tower Sinyal Menara BTS sehingga jaringan internet itu bisa akses oleh sejumlah desa. Website Personal Profile
“Pihak terkait, seperti pemerintah daerah dan penyedia layanan internet, diharapkan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini. Investasi dalam infrastruktur jaringan yang memadai dan dukungan teknologi yang diperlukan akan menjadi langkah penting dalam mengatasi kendala yang dihadapi oleh tenaga honor di pedalaman.” Ujar Kurniawan, (15/6). //
(KBC/003).














