KALTENGBICARA.COM – PALANGKA RAYA. Anggota DPRD Palangka Raya, Ruselita, mengapresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya yang melakukan langkah cepat dalam melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota setempat.
Menurutnya, karhutla di wilayah Ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut cenderung terjadi peningkatan berdasarkan informasi BPBD hampir setiap hari adanya peristiwa karhutla.
“Tentu antisipasi dini serta penanggulangan karhutla ini, telah dilakukan secara maksimal oleh BPBD Palangka Raya bersama tim penanggulangan karhutla. Kami mengapresiasI langkah cepat tersebut,” Kata Ruselita baru-baru ini.
Ruselita menuturkan, upaya penanganan dan pencegahan karhutla ini, bukan hanya tugas pemerintah. Namun juga semua elemen masyarakat termasuk pihak terkait lainnya.
Terutama bagaimana melakukan langkah antisipasi untuk bertindak terlebih dahulu serta kewaspadaan terhadap keberadaan titik hotspot dan lokasi rawan karhutla. Produsen Sepatu Casual
“Dampak karhutla dapat mengakibatkan bencana kabut asap, dan mengganggu kesehatan masyarakat. Selain itu berdampak pula pada perekonomian hingga pendidikan masyarakat,” tuturnya. Pengrajin Sepatu Bandung
Sementara itu, dari data harian BPBD Kota Palangka Raya mencatat hingga 15 Agustus 2023 sebanyak 124 kasus Karhutla yang telah terjadi dan 67,98 hektare lahan yang terbakar. //
(MG4).














