PSAJ Digital Diperluas, Disdik Kalteng Pastikan Sekolah Siap Hadapi Transformasi Pendidikan

PULANG PISAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat penerapan digitalisasi dalam pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ). Melalui monitoring di SMA Negeri 2 Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, Dinas Pendidikan memastikan kesiapan sekolah dalam mengimplementasikan sistem ujian berbasis digital secara optimal.

Monitoring dilaksanakan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMA, Made Pujangga, bersama tim Learning Resource Management (LRM).

Made Pujangga mengatakan pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Menurutnya, digitalisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi pelaksanaan ujian, tetapi juga membangun budaya belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Ini bukan lagi masa depan, tetapi kebutuhan hari ini. Transformasi digital harus menjadi bagian dari budaya belajar di sekolah agar peserta didik siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PSAJ berbasis digital menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mewujudkan sistem evaluasi pembelajaran yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. Selain memudahkan proses pelaksanaan ujian, sistem tersebut juga mempercepat pengolahan hasil belajar peserta didik.

Dalam monitoring tersebut, tim turut mengevaluasi kesiapan sarana dan prasarana, jaringan internet, perangkat pendukung, serta kemampuan operator sekolah dalam menjalankan aplikasi ujian berbasis digital.

Made mengapresiasi kesiapan SMA Negeri 2 Maliku yang dinilai mampu melaksanakan PSAJ digital dengan baik. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Kalimantan Tengah dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Selain memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, kegiatan monitoring juga menjadi sarana untuk menyerap berbagai masukan dari pihak sekolah terkait kendala teknis maupun kebutuhan pengembangan sistem ke depan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen terus mendorong percepatan transformasi digital di sektor pendidikan melalui peningkatan infrastruktur, penguatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Dengan langkah tersebut, diharapkan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah semakin meningkat dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul serta siap bersaing di era digital.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata