PALANGKA RAYA – Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, mendorong generasi muda agar berani mengambil peran sebagai penggerak perubahan dengan terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan produktif.
Menurut Faridawaty, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Karena itu, mereka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga karakter yang kuat, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Pembangunan tidak hanya memerlukan generasi muda yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan masyarakat,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Ia menjelaskan, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pendiri bangsa. Jika dahulu perjuangan dilakukan melalui pengorbanan fisik untuk merebut kemerdekaan, kini kontribusi dapat diwujudkan melalui prestasi, inovasi, dan karya nyata di berbagai bidang.
Menurutnya, generasi muda memiliki peluang besar untuk berkontribusi melalui dunia pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, olahraga, seni budaya, hingga berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.
Faridawaty juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan kemajuan teknologi dan ruang digital secara bijak. Ia menilai perkembangan teknologi informasi harus dijadikan sarana untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, membangun jejaring, serta menciptakan berbagai inovasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.
“Bangsa ini membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, karakter kuat, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Mereka inilah yang akan menentukan kualitas Indonesia beberapa dekade ke depan,” katanya.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng I yang meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Kabupaten Gunung Mas itu menilai nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian sosial harus terus ditanamkan sejak dini. Dengan karakter yang kuat, generasi muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, ujaran kebencian, maupun berbagai narasi yang berpotensi memecah persatuan bangsa.
Ia optimistis pemuda Indonesia mampu bersaing di tingkat nasional maupun global apabila terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga integritas dalam setiap aktivitas yang dijalankan.
“Pemuda adalah aset terbesar bangsa. Ketika mereka memiliki pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta kesempatan untuk berkembang, maka Indonesia akan memiliki fondasi yang kokoh untuk menjadi negara maju.”
Karena itu, Faridawaty mengajak seluruh pemuda untuk tidak ragu bermimpi besar, terus belajar, bekerja keras, dan berani mengambil peran nyata dalam pembangunan sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.
“Generasi muda bukan hanya pemimpin masa depan, tetapi juga penggerak perubahan hari ini. Dari tangan merekalah masa depan Indonesia akan ditentukan,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat terus diperkuat agar generasi muda memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan potensi, melahirkan inovasi, serta berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.















