PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, mendorong pemerintah mempercepat hilirisasi sumber daya alam (SDA) untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat.
Menurut Purdiono, Kalteng perlu mengurangi ketergantungan terhadap penjualan komoditas dalam bentuk mentah. Pengolahan di dalam daerah dinilai dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat struktur ekonomi.
“Kita berharap, khususnya di Kalimantan Tengah, kita tidak terus-menerus bergantung pada sumber-sumber pendapatan yang berasal dari sumber daya alam,” kata Purdiono (28/7/2026).
Politikus Partai Golkar tersebut mengatakan ketergantungan terhadap komoditas mentah membuat perekonomian daerah rentan terhadap perubahan harga dan kondisi pasar global.
Karena itu, pemerintah daerah perlu mendorong pembangunan industri pengolahan yang memanfaatkan komoditas unggulan Kalteng. Dengan demikian, nilai ekonomi dari SDA tidak seluruhnya keluar dari daerah dalam bentuk bahan mentah.
“Kita juga berharap Kalteng bisa memiliki kemampuan fiskal yang lebih kuat. Dalam konteks Kalteng, pemerintah harus bekerja keras. Salah satunya adalah dengan tidak lagi mengirim atau menjual seluruh sumber daya alam dalam bentuk mentah,” ujarnya.
Purdiono menilai hilirisasi juga dapat menciptakan lapangan kerja baru. Aktivitas industri pengolahan di daerah dinilai mampu mendorong tumbuhnya usaha pendukung dan memperbesar perputaran uang di tingkat lokal.
“Kita berharap dilakukan hilirisasi di Kalimantan Tengah, sehingga terjadi perputaran uang dan memberikan dampak yang lebih besar terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














