sapndukdd

Ketua Komisi I DPRD Kalteng Soroti Tantangan Pembangunan Lamandau

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugiyarto, menyoroti sejumlah tantangan pembangunan di Kabupaten Lamandau yang perlu menjadi perhatian bersama. Ia mendorong pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan melalui penguatan sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kabupaten Lamandau, Sukamara, dan Kotawaringin Barat tersebut, Lamandau sebagai daerah hasil pemekaran telah menunjukkan perkembangan yang cukup positif. Namun, masih terdapat sejumlah sektor strategis yang membutuhkan perhatian agar pembangunan dapat berjalan lebih maksimal dan manfaatnya dirasakan secara merata oleh masyarakat.

“Dengan kepemimpinan Rizky-Hamid, kita berharap pembangunan di Lamandau semakin pesat, infrastruktur semakin lengkap, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya belum lama ini.

Sugiyarto mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu tantangan utama yang harus segera ditangani. Menurutnya, ketersediaan akses jalan yang baik sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam mendukung pembangunan ruas-ruas jalan yang masih membutuhkan peningkatan.

“Masih banyak ruas jalan kabupaten yang membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi,” katanya.

Selain infrastruktur, Sugiyarto juga menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten perlu terus ditingkatkan agar seluruh anak di Lamandau memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan biaya.

“Dengan sinergitas yang baik, tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena alasan biaya,” tegasnya.

Di sektor perkebunan, Sugiyarto mengingatkan pentingnya penyelesaian kewajiban plasma oleh perusahaan yang beroperasi di Lamandau. Meski realisasinya telah mencapai sekitar 95 persen, ia berharap sisa kewajiban tersebut dapat segera diselesaikan melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan.

Ia juga menyoroti pentingnya pelaksanaan program replanting atau peremajaan tanaman perkebunan yang harus didukung dengan pendataan akurat serta bantuan pemerintah. Menurutnya, dukungan tersebut diperlukan agar petani tetap memiliki penghasilan selama masa peremajaan berlangsung.

“Kalau tidak disiapkan bantuan, masyarakat bisa kehilangan penghasilan selama dua sampai tiga tahun,” ujarnya.

Sugiyarto turut mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya membuka lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, sektor ekonomi rakyat memiliki peran penting dalam menciptakan kemandirian dan memperkuat daya tahan ekonomi daerah.

Sementara di bidang kesehatan, ia menilai kebutuhan tenaga medis, terutama dokter gigi dan dokter spesialis, masih perlu mendapat perhatian agar pelayanan kesehatan dapat semakin merata.

“Bagi yang diterima di Fakultas Kedokteran, baik di Universitas Palangka Raya maupun Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, perlu didukung agar kelak kembali mengabdi di daerah,” katanya.

Sugiyarto berharap pemerintah daerah terus berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui program pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan yang berfokus pada infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Kabupaten Lamandau.

“Jika kita memprioritaskan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat secara bersamaan, Lamandau akan lebih cepat berkembang dan mandiri,” tandas Sugiyarto.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata