Gubernur Agustiar Sabran Lepas Kontingen Pesparawi XIV Kalteng Menuju Manokwari

Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara resmi melepas Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Provinsi Kalimantan Tengah yang akan berlaga di Manokwari, Papua Barat. Prosesi pelepasan berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, serta penguatan persaudaraan umat Kristiani.

“Pesparawi bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan iman, pengembangan talenta, dan penguatan persaudaraan umat Kristiani. Semangat ini sejalan dengan falsafah Huma Betang yang mengajarkan hidup rukun dalam keberagaman, saling menghormati, dan memperkokoh persatuan dalam bingkai NKRI,” ujar Agustiar Sabran.

Gubernur juga berpesan agar seluruh peserta menjaga sportivitas, disiplin, kekompakan, serta menunjukkan sikap ramah dan santun selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

“Tanamkan semangat Isen Mulang, yaitu pantang menyerah untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik. Prestasi merupakan harapan bersama, tetapi yang terpenting adalah memperkuat persaudaraan serta menyebarkan pesan damai bagi bangsa Indonesia,” pesannya.
Selain memberikan motivasi kepada peserta, Gubernur turut menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, ofisial, pendamping, dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada kontingen Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, melaporkan bahwa Kalimantan Tengah mengikuti 12 kategori lomba dengan total kontingen sebanyak 309 orang. Jumlah tersebut terdiri atas peserta, pelatih, pendamping, pendoa, serta perwakilan organisasi perangkat daerah dan DPRD. Beberapa kontingen dari Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, dan Murung Raya juga berangkat secara mandiri.

LPPD juga memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah agar kontingen mampu mengulang bahkan melampaui prestasi pada Pesparawi sebelumnya, setelah berhasil meraih tujuh medali emas dan lima medali perak di Yogyakarta serta tiga medali emas pada ajang internasional di Jakarta.

Acara pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen secara simbolis oleh Gubernur Agustiar Sabran kepada Ketua Umum LPPD Provinsi Kalimantan Tengah sebagai simbol kepercayaan dan semangat juang seluruh peserta yang akan membawa nama baik Bumi Tambun Bungai di tingkat nasional.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata