Penutupan Latsar CPNS Gelombang V, Pemprov Kalteng Tekankan ASN Profesional dan Agen Perubahan

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menegaskan pentingnya membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi agen perubahan melalui Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Gelombang V Tahun 2026.

Kegiatan penutupan berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah dan dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah yang mewakili Gubernur.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa Latsar CPNS bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi, tetapi menjadi tahapan penting dalam membentuk karakter ASN yang berorientasi pada pelayanan publik.

“Saudara-saudara tidak sedang dipersiapkan menjadi pegawai biasa. Saudara dipersiapkan menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, adaptif, dan mampu menjawab berbagai tantangan birokrasi modern,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menekankan bahwa birokrasi saat ini dituntut semakin cepat, inovatif, responsif, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, setiap ASN diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing.

“Keberhasilan Latsar bukan hanya diukur dari kelulusan, tetapi dari perubahan nyata yang Saudara tunjukkan ketika kembali melaksanakan tugas di instansi masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah, Nunu Andriani, menjelaskan bahwa pelaksanaan Latsar bertujuan membentuk ASN yang memiliki karakter kuat, memahami nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, disiplin, serta menjunjung tinggi etika sebagai pelayan masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil aktualisasi yang telah disusun selama pelatihan sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja organisasi.

Penutupan Latsar CPNS Gelombang V diikuti peserta dari sejumlah instansi di Kalimantan Tengah. Seluruh peserta dinyatakan lulus setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan yang meliputi pembelajaran klasikal, aktualisasi di tempat kerja, penguatan kompetensi, serta evaluasi akademik dan perilaku.
Melalui pelaksanaan Latsar tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap para CPNS mampu menjadi ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, serta berkontribusi dalam mewujudkan birokrasi yang modern dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata