sapndukdd

Bambang Irawan Dorong BUMD Kalteng Jadi Lokomotif Ekonomi Daerah

Foto: Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, potensi ekonomi Kalimantan Tengah yang besar harus dapat dimanfaatkan secara optimal melalui peran BUMD yang dikelola secara profesional, kompetitif, dan berorientasi pada hasil.

“BUMD sebenarnya memiliki kapasitas untuk berkembang lebih jauh. Dengan pembinaan yang tepat dan strategi bisnis yang matang, kontribusinya terhadap PAD tentu bisa terus meningkat,” ujar Bambang Irawan, Selasa (5/5/2026).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng itu mengatakan, BUMD tidak hanya memiliki fungsi sebagai entitas bisnis, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan yang dapat menciptakan nilai ekonomi bagi daerah dan masyarakat.

Ia menilai, sektor sumber daya alam, perdagangan, serta jasa publik menjadi sejumlah bidang yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan oleh BUMD sesuai dengan potensi daerah.

“Potensi yang dimiliki daerah sangat besar. BUMD harus menangkap peluang itu dan mengelolanya secara profesional agar memberi manfaat ekonomi maksimal,” katanya.

Bambang menegaskan, agar mampu bersaing, BUMD perlu memperkuat strategi bisnis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance secara konsisten.

“Kita ingin BUMD dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kinerja. Jika itu berjalan, BUMD bisa menjadi kebanggaan daerah,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah memberikan ruang yang lebih luas bagi BUMD untuk mengembangkan usaha sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Menurutnya, keberhasilan BUMD tidak hanya bergantung pada manajemen internal, tetapi juga membutuhkan dukungan kebijakan serta komitmen dari seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan BUMD adalah cerminan sinergi semua pihak. Jika pemerintah daerah, manajemen BUMD, dan pemangku kepentingan bergerak seirama, hasilnya akan lebih maksimal,” ujarnya.

Bambang berharap BUMD di Kalimantan Tengah dapat tumbuh menjadi perusahaan daerah yang sehat, mandiri, dan berdaya saing sehingga mampu memperkuat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kuncinya ada pada komitmen bersama dan kesiapan untuk berubah. Jika itu dimiliki, saya optimistis BUMD Kalteng bisa menjadi lokomotif ekonomi daerah,” pungkasnya.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata