PALANGKA RAYA – Bantuan perangkat internet satelit Starlink untuk wilayah pelosok Kalimantan Tengah diminta tidak salah sasaran.
DPRD Kalteng mengingatkan pemerintah daerah agar distribusi perangkat tersebut benar-benar diprioritaskan bagi wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses internet.
Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Maryani Sabran, mengatakan program perluasan akses internet tersebut patut didukung karena dapat membantu masyarakat di daerah blank spot.
Namun, pengadaan hingga penyalurannya harus dikawal agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Selama bantuan internet satelit Starlink ini dipastikan layak dan tepat sasaran, tentu kita dukung penuh. Namun, jangan sampai anggaran besar yang dikucurkan justru melenceng. Dampak positifnya harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Maryani, Kamis (13/8/2026).
Menurut Maryani, perangkat yang bersumber dari anggaran negara tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
Bantuan tersebut harus diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, terutama pendidikan, kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
“Kebijakan ini harus diprioritaskan murni untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk segelintir kelompok atau golongan,” tegasnya.
Program hibah internet satelit tersebut menyasar fasilitas pendidikan dasar dan menengah serta pusat layanan kesehatan seperti puskesmas di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Kabupaten Katingan menjadi daerah dengan alokasi terbanyak, yakni 287 unit. Berikutnya Kotawaringin Barat 176 unit dan Seruyan 131 unit.
Perangkat juga disalurkan ke Murung Raya sebanyak 104 unit, Barito Selatan 93 unit, Pulang Pisau 87 unit, Kotawaringin Timur 83 unit, Sukamara 73 unit, Gunung Mas 72 unit, Barito Timur 70 unit, Kapuas 47 unit dan Palangka Raya 14 unit.
Maryani berharap program tersebut tidak berhenti pada pembagian perangkat.
Menurutnya, tujuan utama bantuan harus tetap pada pemerataan konektivitas sehingga kesenjangan digital antara wilayah perkotaan dan pelosok Kalteng dapat dikurangi.
“Yang paling penting, bantuan ini benar-benar menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses internet,” pungkasnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.















