KALTENGBICARA.COM – SAMPIT. Anggota komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim)Hj Darmawati mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim untuk serius menyelesaikan masalah plasma 20 persen yang belum terselesaikan sepenuhnya kepada masyarakat.
Dia menyoroti pelaksanaan kewajiban perusahaan-perusahaan besar di daerah ini untuk menyisihkan 20 persen dari luas lahan operasional mereka untuk program plasma tidak Teralisasi secara 100persen bahkan disinyalir selama ini masih kurang tepat sasaran padahal Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat setempat mendapatkan manfaat ekonomi dari sumber daya alam yang ada di wilayah mereka.
“Kedati saya tidak ada disela demo lalu yang dilakukan olehTariu Borneo Bangkule Rajakng (atau yang disingkat sebagai TBBR) atau dikenal dengan sebutan Pasukan Merah namun kecewaan masyarakat bisa saya rasakan terhadap lambatnya penyelesaian masalah plasma ini.” ucapnya, (22/6).
Menurutnya, Pemkab Kotim harus lebih serius dalam menindaklanjuti kewajiban dari perusahaan-perusahaan tersebut sehingga manfaatnya terasa bagi masyarakat.
“Saya mendesak Pemkab Kotim untuk mengambil langkah konkret dan mengintensifkan koordinasi dengan perusahaan-perusahaan terkait guna menyelesaikan masalah plasma 20 persen. Sudah terlalu lama masyarakat kita menunggu manfaat dari sumber daya alam yang ada di daerah ini. Hal ini harus ditangani dengan serius dan segera diselesaikan,maka dari itu saya sarankan supaya pemkab panggil satu satu PT yang didemo itu dan lakukan audit secara menyeluruh.” tutur Darma
Selain itu, Darmawati, menyoroti rendahnya tingkat partisipasi perusahaan dalam program plasma ini. Mereka mengungkapkan keprihatinan bahwa beberapa perusahaan tampaknya mengabaikan kewajiban ini atau tidak memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Jasa Buat Website Murah Bandung
“Kami mengharapkan Pemkab Kotim untuk lebih tegas dan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban plasma ini diberikan sanksi yang sesuai. Kita tidak bisa lagi membiarkan hal ini terus berlanjut tanpa konsekuensi.” Tukas politisi Golkar kotim ini. pabrik sepatu nike cianjur














