Waduh! Limbah CPO Cemari Sungai Mentaya, Diduga Berasal Dari PT BSP

FOTO: limbah CPO mencemari sungai Mentaya di Kecamatan Cempaga Hulu diduga berasal dari PT BSP.

SAMPIT, KBC – Limbah Crude Palm Oil (CPO) cemari sungai Mentaya, diduga berasal dari PT. Borneo Sawit Perdana (BSP) Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Berdasarkan dua video yang berada dengan durasi 58 detik dan 34 detik yang direkam sama warga di sekitar bantaran sungai Mentaya memperlihatkan limbah warna kuning yang diduga minyak CPO tersebut hanyut dibawa air.

Menurut warga yang merekam video dengan durasi 53 detik tesebut, bahwa limbah tersebut sudah tercemar sepanjang sungai mentaya dan warga sekitar tidak bisa melakukan aktivitas di sungai tersebut karena sudah tercemar oleh limbah minyak CPO.

“Sepanjang jalur sungai Cempaga (sungai Mentaya) apa ini ngak limbah namanya? Hum ini memang minyak sawit ini ni. Kayanya ini sekitar sini, sekitaran PT Borneo. Nah sudah jelas ini limbah ini, Sungai Cempaga tercemar limbah sawit. Kasihan sekali warga-warga mau mandi, nggak bisa ini. Banyak sekali ini (limbah minyak CPO),” ucap warga dalam video 53 detik tersebut.

Sementara itu Camat Cempaga Hulu Gusti Mukafih membenarkan kejadian pencemaran limbah minyak CPO di sungai mentaya tersebut, saat ini pihaknya akan melakukan pengecekan dilokasi terlebih dahulu.

“Benar (ada pencemaran limbah), tapi kami hendak cek lapangan dulu,” ucap Gusti Mukafih saat dikonfirmasi wartawan ini. Sabtu, 27 April 2024.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa ada tiga Desa sepanjang sungai Mentaya yang tercemar limbah minyak sawit tersebut. Namun dirinya belum memberikan tanggapan, terkait asal limbah CPO tersebut.

“Ada tiga yang kena, Desa Parit, Sudan dan Desa Keruing,” bebernya.

Hingga berita ini dinaikkan belum diketahui pasti kronologis dari peristiwa tersebut. // (KBC/MG1)

pesona haka kalibata