PPAB DPK GMNI FH UPR: Membakar Semangat Marhaenis Muda untuk Perubahan di Era Post-Modern

 

PALANGKA RAYA, – Dengan semangat yang membara dan tekad yang kuat, kegiatan Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) DPK GMNI Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya serta Pelantikan DPK GMNI FKIP UPR kali ini hadir dengan tema, “Membangkitkan Semangat Marhaenis Muda: Suara Kecil, Perubahan Besar Di Era Post-Modern.” Tema ini kami usung sebagai sebuah panggilan bagi seluruh generasi muda untuk bangkit dan melangkah bersama dalam mewujudkan perubahan yang bermakna di tengah kompleksitas dunia yang terus berubah.

Di era post-modern, di mana segala sesuatu tampak lebih cepat dan kadang sulit dipahami, suara kecil sering kali dianggap tak berdaya. Namun, sejarah membuktikan bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari langkah kecil, dari keberanian segelintir orang yang dengan lantang menyuarakan kebenaran, keadilan, dan kesejahteraan bagi rakyat. Itulah semangat yang kita warisi dari ajaran Marhaenisme yang mengakar kuat di jiwa para Marhaenis muda. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghidupkan kembali api semangat Marhaenis di hati setiap anggota baru untuk memahami bahwa keberanian menyuarakan hak adalah fondasi dari gerakan perubahan.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya Marhaenis muda yang berjiwa patriotis, berani, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Melalui suara kecil kita, kita kobarkan gelora perubahan besar untuk masa depan bangsa.

Adapun dari Komisaris DPK GmnI Fakultas Hukum, Universitas Palangka Raya, bung Glenn menyampaikan harapannya untuk kepada para peserta tidak berhenti pada kegiatan ini saja.

“Harapan saya adalah agar para peserta khususnya generasi muda tidak berhenti pada langkah ini saja. Jadikan pengalaman dan pembelajaran di PPAB sebagai pijakan awal untuk terus berjuang demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Jangan takut untuk bersuara, meskipun itu suara kecil, karena di setiap suara ada kekuatan untuk menggerakkan perubahan besar. Di era yang penuh tantangan ini, kalianlah generasi yang akan membawa bendera GMNI lebih tinggi, dengan semangat Marhaenisme yang kokoh dan keberanian untuk menghadapi arus zaman. Jangan lupa, dalam setiap langkah, kita tidak pernah berjalan sendiri. Bersama, kita adalah satu kekuatan, satu visi, satu perjuangan. Semoga ke depan, para peserta terus berkontribusi, menjadi pembela rakyat yang berintegritas, dan tetap mengobarkan semangat Marhaenis di mana pun para peserta itu pun berada.”, tutupnya. //

pesona haka kalibata