SAMPIT – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Gugus IV Sapakat Kecamatan Baamang Kabupaten Kotawaringin Timur melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Aksi sosial tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 / 22 Ramadhan 1447 H pukul 16.00 WIB di Jalan Semekto.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan insan pendidikan dalam menyemarakkan bulan penuh berkah ini.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Gugus IV Sapakat Syahrono, dengan dukungan swadaya dari lima sekolah yang tergabung dalam gugus tersebut. Yaitu SDN 1 Baamang Hulu, SDN 2 Baamang Hulu, SDN 3 Baamang Hulu, SDN 4 Baamang Hulu, dan SDN 1 Tinduk. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa solidaritas dan semangat gotong royong di lingkungan pendidikan terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Sekolah Riliance Anggraini dan Yanti, yang memberikan apresiasi atas inisiatif para kepala sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Ketua Gugus IV Sapakat, Syahrono, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi dan saling menguatkan. Melalui kegiatan sederhana ini, kami berharap nilai kepedulian dan kebersamaan terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Sekolah Riliance Anggraini memberikan apresiasi atas kekompakan para kepala sekolah dalam menggerakkan kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini mencerminkan bahwa dunia pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
“Ketika para pemimpin sekolah bersatu dalam kegiatan berbagi seperti ini, sesungguhnya mereka sedang memberi teladan nyata tentang makna pendidikan yang utuh—mendidik ilmu sekaligus menumbuhkan empati. Inilah wajah pendidikan yang membangun karakter,” ungkapnya.
Aksi berbagi ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Semekto. Senyum dan ucapan terima kasih dari para penerima takjil menjadi gambaran indah bahwa kebaikan yang dibagikan dengan tulus selalu menemukan jalannya untuk memberi makna.//














