Wakil Ketua III Dorong Sinergi Pusat dan Daerah Perkuat Sektor Peternakan Kalteng

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, menekankan pentingnya dukungan terintegrasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian dalam mengembangkan sektor peternakan di provinsi ini.

Menurutnya, perkembangan usaha peternakan di Bumi Tambun Bungai dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Namun, sektor tersebut masih memerlukan kebijakan strategis agar pertumbuhannya lebih terarah dan berkelanjutan.

“Perkembangan usaha peternakan di Bumi Tambun Bungai dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif dan perlu ditopang kebijakan strategis agar tumbuh lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Politisi Partai Demokrat itu menyoroti sejumlah program pemerintah pusat, seperti pembangunan sistem peternakan unggas terintegrasi dan peningkatan akses Kredit Usaha Pembibitan (KUP). Menurutnya, program-program tersebut dapat menjadi fondasi yang kuat untuk memperkuat produksi lokal sekaligus meningkatkan daya saing peternak.

“Program pemerintah pusat, seperti pembangunan sistem peternakan unggas terintegrasi serta peningkatan akses Kredit Usaha Pembibitan (KUP), dapat memperkuat fondasi produksi sekaligus meningkatkan daya saing peternak lokal,” katanya.

Meski demikian, Junaidi mengingatkan bahwa persoalan klasik yang masih dihadapi para peternak adalah keterbatasan modal. Tanpa dukungan pembiayaan yang mudah dan terjangkau, upaya peningkatan kapasitas produksi akan sulit dilakukan secara optimal.

“Kadang keterbatasan modal masih menjadi kendala utama. Kalau bicara pengembangan, tentu harus ada kemudahan dari sisi pembiayaan,” tegasnya.

Karena itu, ia menilai optimalisasi program KUP perlu diiringi dengan skema pembiayaan yang lebih sederhana dan fleksibel, sesuai dengan kondisi peternak di daerah. Dengan akses pembiayaan yang lebih inklusif, para peternak diyakini mampu memperluas skala usaha, meningkatkan kualitas produk, serta mengadopsi teknologi yang lebih efisien.

Junaidi juga menegaskan bahwa sektor peternakan memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah.
“Sektor peternakan memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah. Selain menggerakkan aktivitas usaha masyarakat, sektor ini juga membuka lapangan kerja dan memperkuat ketahanan pangan,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar sektor peternakan dapat menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah dalam beberapa tahun mendatang.
“Kami berharap kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah terus ditingkatkan sehingga sektor peternakan mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah di masa mendatang,” tutupnya.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata