Palangka Raya – Anggota DPRD Kalimantan Tengah, Ferry Khaidir menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Berbagai usulan masyarakat yang disampaikan meliputi pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, bantuan rumah ibadah, penyelesaian sengketa lahan hingga penguatan sektor pertanian dan jaringan internet desa.
Di Desa Bringin Agung, Kecamatan Telaga Antang, masyarakat mengusulkan perbaikan jalan poros menuju padepokan di RT 12/RW 13, pembangunan mushola bagi pemuda RT 18/RW 4, hingga pembangunan kantor desa.
Selain itu warga juga meminta perhatian pemerintah terhadap kualitas pendidikan, khususnya kondisi bangunan sekolah dan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan.
“Masyarakat juga berharap adanya tempat penampungan sawit serta pembentukan kelompok tani untuk memperkuat sektor pertanian desa,” kata Ferry, Jumat (15/5/2026).
Sementara di Kecamatan Telaga Antang, warga menyampaikan aspirasi terkait bantuan dana pesantren sebesar Rp1,2 miliar, pembangunan fasilitas umum seperti lapangan olahraga, perbaikan rambu-rambu jalan, serta peningkatan kualitas pendidikan di Desa Telaga Baru.
Tak hanya itu, persoalan sengketa lahan juga menjadi perhatian utama masyarakat yang meminta adanya penyelesaian konflik tanah secara menyeluruh.
“Masyarakat berharap pemerintah hadir memberikan solusi terhadap persoalan sengketa tanah yang selama ini terjadi,” ujarnya.
Warga juga meminta adanya insentif pendidikan bagi guru desa serta edukasi literasi digital bagi para sesepuh agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan informasi.
Kemudian di Kecamatan Mentawa Baru Hilir, masyarakat mengusulkan bantuan seperangkat alat pentas reog untuk Paguyuban Putra Terate di Desa Pundu, pembangunan mushola, perbaikan jalan dan rambu-rambu jalan, hingga bantuan alat kantor bagi mantir adat dan yayasan TPA.
Selain itu masyarakat juga meminta adanya pelatihan dan bantuan untuk koperasi desa serta kelompok tani.
Di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, warga mengusulkan semenisasi jalan guna memperlancar transportasi dan angkutan hasil bumi. Warga juga meminta penanganan tegas terhadap penyalahgunaan narkoba yang dinilai mulai meresahkan masyarakat desa.
Sedangkan di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, masyarakat mengusulkan perbaikan Jalan Syahrin Duahid sepanjang kurang lebih 900 meter yang menjadi akses menuju SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan.
Warga juga meminta solusi terhadap persoalan air bersih serta pemerataan jaringan komunikasi dan internet hingga ke seluruh desa.
Ferry menegaskan seluruh aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi perhatian dan diperjuangkan melalui DPRD Kalteng agar dapat ditindaklanjuti pemerintah daerah sesuai skala prioritas pembangunan.
“Seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses akan kami perjuangkan dan koordinasikan dengan pemerintah daerah agar bisa direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














