PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengingatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta terus memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Linae saat memimpin Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (17/6/2026). Kegiatan itu menjadi bagian dari penguatan komitmen aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Linae menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan ikrar moral yang mengikat setiap aparatur untuk mengemban amanah negara dengan penuh kejujuran, tanggung jawab, dan dedikasi.
“Pengambilan sumpah/janji bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan ikrar dan komitmen moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangsa, dan negara untuk melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui sumpah tersebut setiap PNS menyatakan kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pemerintah yang sah. ASN juga dituntut mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Menurut Linae, status sebagai Aparatur Sipil Negara merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang profesional, cepat, transparan, dan akuntabel. Di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital, ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan etos kerja agar mampu menjawab ekspektasi masyarakat.
Selain itu, ia mengajak para PNS yang baru diambil sumpahnya untuk berperan aktif mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk menyukseskan berbagai program prioritas daerah seperti Kartu Huma Betang Sejahtera.
Pada kesempatan tersebut, Linae juga mengingatkan pentingnya menjaga citra ASN dengan menjauhi berbagai perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, seperti budaya pamer (flexing), gaya hidup berlebihan, judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan negatif lainnya.
“Kita harus membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai ASN BerAKHLAK. Jangan sampai ada ASN yang terjebak dalam budaya pamer atau flexing, gaya hidup berlebihan, judi online, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku negatif lainnya,” tegasnya.
Linae berharap seluruh ASN mampu menjadi teladan di tengah masyarakat melalui sikap sederhana, disiplin, dan berintegritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia meyakini aparatur yang memiliki integritas tinggi akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Lisda Arriyana, jajaran pejabat terkait, para rohaniawan, serta peserta pengambilan sumpah yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














