Junaidi: Target Pendapatan Kalteng 2026 Diproyeksi Tercapai, Belanja Akan Disesuaikan

Foto: Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, optimistis target pendapatan daerah dalam APBD 2026 sebesar Rp5,4 triliun dapat tercapai hingga akhir tahun.

Optimisme tersebut berdasarkan evaluasi sementara dan penjelasan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng mengenai perkembangan realisasi pendapatan hingga pertengahan tahun.

Junaidi menjelaskan, target Rp5,4 triliun tersebut merupakan akumulasi pendapatan yang dibahas DPRD sekitar Rp5,1 triliun dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sekitar Rp336 miliar.

“Kemarin juga kita sempat tanyakan bagaimana telaah mereka ini (Bapenda), kan sudah bulan Juli, berdasarkan penjelasan Kepala Bapenda, kata beliau insyaallah di akhir Desember tercapai,” ujar Junaidi (14/7/2026).

Menurut Junaidi, jika target pendapatan dapat tercapai, perhatian DPRD selanjutnya diarahkan pada evaluasi belanja daerah. Penyesuaian diperlukan karena terdapat sejumlah kewajiban yang harus diselesaikan melalui APBD Perubahan 2026.

“Disaat estimasi pendapatan kita tercapai, berarti kita tinggal mengevaluasi pengeluaran. Memang kan ada penyesuaian-penyesuaian karena hasil audit BPK sudah jelas ada beberapa kewajiban yang harus kita tuntaskan, salah satunya mengembalikan dana terpakai DBH-DR,” tegasnya.

Selain pemulihan dana DBH-DR, Junaidi mengatakan terdapat hak-hak kabupaten dan kota yang belum teranggarkan dan perlu diselesaikan pemerintah provinsi.

Menurutnya, kewajiban tersebut harus menjadi bagian dari penyesuaian program dan anggaran dalam APBD Perubahan 2026.

“Termasuk juga ada hak-hak kabupaten/kota yang belum teranggarkan yang wajib kita bayar, kita selesaikan. Suka tidak suka, kita harus menyesuaikan program-program pemerintah. Di APBD Perubahan kita sesuaikan lagi,” pungkasnya.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata