Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong penguatan sektor properti sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan Program Nasional 3 Juta Rumah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Developer Properti Indonesia (Deprindo) Kalimantan Tengah Periode 2026–2029 sekaligus Musyawarah Wilayah (Muswil) II Deprindo Kalteng di Ballroom M Bahalap Hotel Palangka Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Edy menyampaikan bahwa sektor properti memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Tidak hanya berkaitan dengan pembangunan hunian, sektor ini juga memberikan dampak terhadap berbagai bidang usaha pendukung, seperti konstruksi, bahan bangunan, jasa tenaga kerja, hingga sektor ekonomi masyarakat lainnya.
Menurutnya, pembangunan perumahan yang berjalan baik akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian, sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja bagi masyarakat.
Edy menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap memperkuat sinergi dengan para pengembang properti dalam mendukung penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan Program Nasional 3 Juta Rumah, yang membutuhkan dukungan berbagai pihak mulai dari penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga penyediaan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap keberadaan Deprindo Kalteng dapat menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pengembangan kawasan permukiman di Kalimantan Tengah.
“Pemerintah daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pengembang, agar pembangunan perumahan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Edy.
Selain mendukung penyediaan rumah, sektor properti juga dinilai memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan aktivitas ekonomi daerah. Perputaran ekonomi yang tercipta dari pembangunan perumahan mampu mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha, baik skala kecil maupun besar.
Sementara itu, melalui organisasi pengembang properti, diharapkan para pelaku usaha dapat terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kualitas pembangunan, serta berkontribusi dalam menciptakan kawasan hunian yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus membangun kerja sama dengan dunia usaha guna mendukung pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian di daerah.
Dengan sinergi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat, sektor properti diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah sekaligus mendukung keberhasilan Program 3 Juta Rumah secara nasional.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














