SAMPIT, KBC – Truk Calm Palm Oil (CPO) menabrak rumah warga di Jalan HM Arsyad, kilometer 8, Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, hingga menyebabkan pemilik rumah berhamburan keluar karena panik.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Truk CPO dengan nomor polisi KH 8283 LM yang melaju dari arah Sampit ke Bagendang tiba-tiba hilang kendali dan menabrak rumah warga. Diduga, sang sopir yang belum diketahui identitasnya berusaha menghindari sebuah pick up dan motor yang ada di depannya.
Akibat tabrakan tersebut, rumah warga mengalami kerusakan cukup parah, termasuk tembok, kaca, dan atap rumah. Selain itu, air PDAM di rumah tersebut juga terputus dan rolling door rusak. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Puput, pemilik rumah yang menjadi korban tabrakan, menjelaskan bahwa saat kejadian dia dan keluarganya sedang tertidur. Tiba-tiba, mereka mendengar suara ledakan keras di depan rumah. Saat mereka keluar untuk melihat, ternyata ada truk yang sudah menabrak rumah mereka.
“Menurut pengakuan supirnya, dia banting stir karena di depannya ada mobil pick up dan tiba-tiba juga ada motor yang hendak nyalip. Makanya langsung nabrak rumah saya dan masuk parit,” kata Puput, Senin, 10 Juni 2024.
Pemilik truk menyatakan bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan dan bersedia mengganti rugi secara kekeluargaan. Puput belum bisa memperkirakan total kerugian yang dia alami akibat kejadian ini.
Proses evakuasi truk CPO yang terperosok di parit sempat terkendala karena as roda bagian depan kiri truk patah. Petugas kemudian menggunakan truk lain untuk menarik truk CPO tersebut keluar dari parit.
Meskipun terdapat oknum intel anggota Polisi yang membantu mengevakuasi truk CPO, namun tidak ada petugas Satlantas Polres Kotim yang terlihat di lokasi kejadian saat truk dievakuasi pada pukul 14.33 WIB. // (KBC/MG1)
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














