PALANGKA RAYA– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB TPH) Provinsi Kalimantan Tengah membekali anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) dengan keterampilan teknik perbanyakan tanaman melalui metode stek dan cangkok.
Kegiatan yang digelar di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu (17/6/2026) itu diikuti anggota DWP dan aparatur sipil negara (ASN) perempuan. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan praktis mengenai teknik perbanyakan vegetatif yang mudah diterapkan di lingkungan rumah maupun pekarangan.
Kepala UPT BPSB TPH, Therecia Vennie, mengatakan teknik stek dan cangkok merupakan metode yang relatif sederhana, efektif, serta mampu menghasilkan tanaman baru dengan karakter yang sama seperti tanaman induknya.
Menurutnya, keterampilan tersebut tidak hanya bermanfaat sebagai kegiatan berkebun di rumah, tetapi juga memiliki potensi meningkatkan nilai ekonomi keluarga apabila dikembangkan secara berkelanjutan.
“Teknik stek dan cangkok merupakan metode perbanyakan tanaman yang relatif sederhana, efektif, dan mampu menghasilkan tanaman baru dengan sifat yang sama seperti induknya,” ujar Therecia Vennie.
Materi pelatihan disampaikan oleh Pengawas Benih Tanaman, Hermansyah. Peserta memperoleh penjelasan mengenai jenis tanaman hias dan tanaman buah yang dapat diperbanyak melalui stek maupun cangkok, pemilihan bahan tanaman yang sehat, penggunaan media tanam, hingga teknik perawatan setelah proses perbanyakan dilakukan.
Setelah sesi teori, peserta mengikuti praktik langsung membuat stek dan cangkok dengan pendampingan tenaga teknis dari UPT BPSB TPH. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung melalui diskusi serta praktik di lapangan. Metode pembelajaran tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah.
Ketua DWP Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Ade Mariani Rendy Lesmana, mengapresiasi penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas anggota DWP di bidang pertanian sekaligus mendukung gerakan penghijauan dan ketahanan pangan keluarga.
Menurutnya, keterampilan perbanyakan tanaman tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan asri, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan secara produktif.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














