Kalteng Masuk 10 Besar Nasional Kinerja PTSP dan Percepatan Berusaha 2026

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Nomor 204.S Tahun 2026 tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kalimantan Tengah berhasil masuk 10 besar nasional dengan menempati peringkat ketujuh kategori Sangat Baik.

Provinsi Kalimantan Tengah meraih nilai 91,810, meningkat 2,551 poin dibandingkan penilaian tahun 2024 yang memperoleh nilai 89,259. Capaian tersebut menempatkan Kalimantan Tengah di atas sejumlah provinsi besar lainnya dalam kualitas pelayanan perizinan dan kemudahan investasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan sekaligus mempercepat proses investasi.

“Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya perangkat daerah yang terlibat dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan kemudahan berusaha. Peringkat ke-7 nasional dengan kategori Sangat Baik menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan perizinan dan investasi,” ujar Rangga, Jumat (31/7).

Menurutnya, peningkatan kinerja tersebut diharapkan mampu mendorong masuknya investasi baru, membuka lapangan kerja, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Keberhasilan ini juga menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi dan digitalisasi layanan perizinan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menunjukkan hasil positif.
Rangga menegaskan, capaian tersebut selaras dengan arah pembangunan yang diusung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui transformasi pelayanan publik dan digitalisasi perizinan.

“Kami siap mendukung visi, misi, program dan arah pembangunan yang telah ditetapkan Bapak Gubernur. Investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah harus mampu memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, Maju, dan Sejahtera,” tegasnya.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat iklim investasi yang sehat, serta mempertahankan posisi Kalimantan Tengah sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pelayanan perizinan terbaik di Indonesia.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata