Riska Minta Penyertaan Modal BUMD Kalteng Dievaluasi di Tengah Efisiensi Anggaran

Foto: Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin.

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, meminta Pemerintah Provinsi Kalteng mengevaluasi kinerja seluruh BUMD, terutama perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal terhadap PAD.

Menurut Riska, evaluasi diperlukan untuk memastikan penyertaan modal dari pemerintah daerah sebanding dengan kinerja dan kontribusi BUMD terhadap daerah.

Dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar), komisi, dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, kinerja PT Banama Tingang dan PT Jamkrida turut menjadi perhatian.

“Berkenaan dengan BUMD yang sudah kurang maksimal, yang sering disuntik dana itu sebaiknya dihapuskan (penghentian penyertaan modal),” tegas Riska usai Rapat Paripurna (14/7/2026).

Riska mengatakan keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi menuntut pemerintah lebih selektif dalam mengalokasikan penyertaan modal.

Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan BUMD yang memiliki kinerja dan prospek usaha yang jelas. Ia mencontohkan Bank Kalteng sebagai BUMD yang dinilai perlu terus diperkuat karena memiliki kontribusi terhadap PAD.

“Kalau pun BUMD yang berjalan ini hanya Bank Kalteng, kita maksimalkan untuk Bank Kalteng. Karena sayang kalau kita menyuntik dana terus anggaran akan terus terpangkas. Jadi lebih baik kita maksimalkan dengan BUMD-BUMD yang memang aktif,” ujarnya.

Selain mengevaluasi BUMD, Riska meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lebih aktif menggali sumber pendapatan baru. Menurutnya, optimalisasi PAD diperlukan untuk memperkuat kemampuan fiskal daerah di tengah keterbatasan anggaran.

“Dengan kisaran anggaran yang ada sekarang, apalagi di tengah efisiensi yang ada, harapan kami agar Pemprov itu bisa lebih tanggap untuk memaksimalkan PAD, baik dari sumber-sumber pendapatan maupun pajak-pajak daerah,” pungkasnya.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata