Gempa Berkekuatan 6.5 M Guncang Tuban Menghebohkan Warga Sampit

pusat gempa di laut Tuban
Tangkapan layar pusat gempa di laut Tuban

SAMPIT, KBC – Warga Sampit dihebohkan akibat terjadinya gempa yang berkekuatan 6.5 M dikedalaman 10Km. Gempa tersebut diketahui sudah terasa sebanyak 2 kali di jam yang berbeda. Gempa pertama kali dirasakan pada pukul 11.20 Wib dan kemudian kembali terasa pada pukul 15.50 Wib. Gempa tersebut terjadi pada hari Jumat 22/03 2024.

Dengan adanya fenomena tersebut, banyak warga kota Sampit yang mulai berasumsi bahwa getaran yang terasa disekitar kota Sampit disebabkan oleh pusat gempa di laut Tuban. Warga kota Sampit mengaku terkejut dengan adaya gempa tersebut. Pasalnya kota Sampit berada di daerah yang tidak rawan gempa dikarenakan tidak ada gunung aktif. Oleh sebab itu banyak warga Sampit yang bingung, karena selama ini tidak pernah merasakan gempa. Kejadian tersebut pun ramai menjadi perbincangan di grup Whatsapp serta media sosial lainnya.

“Baru kali ini merasakan gempa di tanah Sampit, semoga kita semua tetap sehat dan jangan lupa berdoa.” Ucap Andri. “Aku ngiranya gempa kaya yang kemarin aja, ternyata ada susulannya.” Ucap Selvi.

Gempa tersebut bukan kali pertama mengguncang kota Sampit. Pada Senin, 30 Oktober 2023 silam, masyarakat Sampit juga digemparkan dengan adanya gempa yang berkekuatan 4.5 M. Menurut mitos para orang tua yang berkembang di masyarakat, gempa tersebut merupakan teguran tuhan kepada umatnya.

Namun, berdasarkan penjelasan pakar Bidang Ilmu Rekayasa Geologi Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Kalimantan Selatan Adip Mustofa mengatakan fenomena gempa di Pulau Kalimantan diakibatkan adanya patahan batuan bumi yang bergeser dari arah pasifik mulai membelah ke pulau tersebut. // (KBC/010)

Ikuti Kalteng Bicara di Google News dan dapatkan informasi menarik lainnya.

pesona haka kalibata