Aliansi Masyarakat Kalteng Desak Kapolri Evaluasi Polda Kalteng

Poster AMK
Keterangan : Flyer Pamflet Aliansi Masyarakat Kalteng (AMK)

PALANGKA RAYA, KBC – Aliansi Masyarakat Kalteng (AMK) yang di Inisiasi oleh Lembaga Portal Kalteng dan LKMDI Kalteng meminta Kapolri evaluasi kinerja Polda Kalimantan Tengah.

Mereka menggelar konsolidasi internal pada Jumat, (29/03) untuk membahas berbagai isu terkait kasus – kasus yang dilakukan oknum anggota Polda Kalteng seperti diantaranya pelanggaran HAM yang terjadi di Bangkal, Keterlibatan oknum Polisi yang melakukan pengamanan terhadap sindikat narkoba seperti yang terjadi di Palangka Raya hingga menewaskan anggota Polri, oknum anggota Polda Kalteng yang melakukan pelecehan seksual terhadap siswi PKL di lingkungan Polda Kalteng.

Koordinator AMK, Afan Safrian kepada Kaltengbicara.com mengatakan ada 5 Poin Tuntutan yang disampaikan, yakni pertama meminta Kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan evalusi terhadap institusi Polda Kalimantan Tengah.

Kedua, mendesak Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Kalimantan Tengah untuk bertanggung jawab atas kasus pelanggaran HAM yang dilakukan Oknum Kepolisian di Kalimantan Tengah dan Pemecatan terhadap oknum yang melakukan pelanggaran HAM, serta melakukan proses hukum yang benar.

Ketiga, mmendesak dan mempertanyakan integritas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah terhadap pembinaan Oknum Anggota kepolisian yang melakukan pengamanan terhadap peredaran narkoba di Kalimantan Tengah dan kami juga meminta Kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi Keterlibatan Oknum-Oknum Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah dalam sindikat Narkoba.

Keempat, mendesak Bapak Kepala kepolisian Daerah Kalimantan Tengah untuk melakukan pemecatan terhadap pelaku Pelecehan Seksual yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota Polisi di Kalimantan Tengah.

Kelima, mendesak segala persoalan yang merusak harkat dan martabat serta melakukan hal-hal yang mencemarkan nama baik Provinsi Kalimantan Tengah dan juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri segera di tindak secara tegas tanpa memandang bulu.

“Evaluasi Polda Kalteng ini akan ditindak lanjuti dengan aksi besar-besaran dari kami untuk melakukan evaluasi bersama terhadap Polda Kalteng dan kami akan menggelar aksi pada, Jumat 5 April 2024 di depan Polda Kalteng,” Pungkasnya. Sabtu, (30/3/2024).

Kemudian Afan mengatakan bahwa para mahasiswa dan aktivis yang bergabung dalam aliansi tersebut tidak akan berhenti sampai Kapolri bapak Listyo Sigit Prabowo melakukan Evaluasi terhadap Polda Kalteng.

“Kami mendesak Kapolri, Bapak Listyo Sigit Prabowo segera melakukan evaluasi terhadap Institusi Polda Kalteng dan seluruh oknum anggotanya didaerah Kalteng, dan meminta agar oknum yang melanggar aturan perundang-undangan untuk di pecat secara tidak terhormat karena akan menciderai institusi Polda Kalteng dan merusak kepercayaan masyarakat Kalteng. Ya intinya, kami tidak akan berhenti sampai Kapolri melakukan evaluas.” Tutupnya. // (KBC/006) 

Ikuti Kaltengbicara.com di GoogleNews untuk dapatkan informasi lainnya

pesona haka kalibata