SAMPIT — Dalam suasana penuh antusiasme dan semangat literasi, Pengurus Cabang (PC) PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan sukses menggelar lomba baca puisi tingkat guru pada Selasa, 12 November 2024. Acara yang diadakan di Aula SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-29, dengan diikuti oleh guru-guru dari jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK di seluruh kecamatan.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Koordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Lurah Basirih Hilir, para kepala sekolah, serta para peserta yang hadir dengan semangat membara. Setiap perwakilan sekolah tampak bersemangat mengikuti lomba ini, memancarkan semangat kebersamaan di antara para pendidik.
Kusnadi, Ketua PC PGRI Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, menyampaikan bahwa lomba baca puisi ini bertujuan untuk menghidupkan kembali gairah literasi yang nyaris tergerus oleh zaman. “Melalui puisi, kami ingin membangkitkan semangat para guru untuk menyelami dunia sastra dan meneruskan energi positif itu kepada para siswa. Kami ingin menciptakan gelombang literasi yang menginspirasi,” jelasnya penuh semangat.
Selain lomba baca puisi, PGRI juga telah menyiapkan lomba gerak jalan untuk para guru yang akan digelar pada Kamis, 14 November 2024, serta seminar bertema “Perlindungan Hukum Bagi Guru” yang menjadi acara puncak perayaan.
Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Suriyadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas semangat PGRI dalam mengadakan kegiatan ini.
“Saya sangat mengapresiasi semangat luar biasa dari PGRI Mentaya Hilir Selatan. Acara seperti ini tidak hanya mempererat silaturahmi antar sesama guru, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat pendidikan di daerah ini terus berkobar. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Mutaqin Saufi, Ketua Panitia Pelaksana, menambahkan bahwa jumlah peserta lomba baca puisi mencapai 34 orang dari berbagai tingkatan sekolah. “Kami benar-benar terkejut sekaligus senang melihat antusiasme yang luar biasa dari para guru. Ini menunjukkan betapa besarnya minat rekan-rekan dalam kegiatan sastra. Alhamdulillah, peserta yang hadir jauh melebihi ekspektasi kami,” ujarnya. Panitia juga telah mengundang tiga juri yang merupakan perwakilan guru dari SD, SMP, dan SMA untuk memastikan penilaian berlangsung adil dan objektif.
Semangat literasi dan persahabatan yang memancar di acara ini diharapkan dapat terus menyala, membawa perubahan positif di lingkungan pendidikan. Peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini menjadi momentum yang membanggakan dan membuktikan bahwa guru-guru di Mentaya Hilir Selatan tetap bersemangat mendidik generasi bangsa dengan cinta dan dedikasi.// (007)














