UMUM  

BKSDA Pasang Perangkap Beruang dan Imbauan Waspada Buaya di Sejumlah Tempat

PASANG PERANGKAP - Petugas BKSDA Resort Sampit dibantu warga saat memasang perangkap beruang di Desa Rawa Sari.

SAMPIT, – Menindaklanjuti dari laporan warga terkait kemunculan beruang di Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut dan seringnya laporan kemunculan buaya di perairan Sungai Mentaya belakangan ini, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit langsung mengambil tindakan, Rabu 16 Oktober 2024.

Yaitu pemasangan satu unit perangkap beruang yang berukuran besar di lokasi kebun warga Desa Rawa Sari dengan umpan 3 buah Nenas. Selain itu, BKSDA Resort Sampit juga memasang beberapa spanduk di sejumlah tempat.

Maka pada hari Rabu, tanggal 16 Oktober 2024 dari pukul 09.00 -:15.00 WIB, personil resort Sampit melakukan kegiatan pemasangan spanduk imbauan kemunculan buaya di Desa Pelangsian, Kecamatan MB Ketapang, Kotim.

PETUGAS memasang imbauan terkait kemunculan buaya di Sungai Mentaya.

“Petugas juga memberikan pengarahan secara langsung pada warga yang hadir saat pemasangan spanduk,” terang Kepala BKSDA Resort Sampit, H. Muriansyah.

Selain itu, pemasangan satu buah spanduk himbauan di pelabuhan penyeberangan Desa Rawa Sari, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim.

“Untuk pemasangan perangkap disaksikan Kades Rawa Sari dan staf. Sebelum pemasangan perangkap, petugas memberikan pengarahan terkait perilaku beruang kepada perangkat desa dan warga di kantor desa.
Keterangan dari Kades dan warga, di duga kuat, beruang yang berkeliaran di wilayah desa berjumlah lima ekor,” lanjutnya.

Pemasangan spanduk himbauan di desa pelangsian tidak jauh dari lokasi serangan buaya di bulan Juli 2024. // (KBC/007)

pesona haka kalibata