Pelatihan Digital Marketing di Bogor, Implementasi Pokir STS untuk Penguatan SDM

BOGOR — Pelatihan digital marketing digelar di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) El Rama Education Center, Kota Bogor, pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan realisasi usulan pokok pikiran Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso.

Program tersebut dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bogor sebagai tindak lanjut dari pokok pikiran yang telah diakomodasi dalam perencanaan anggaran daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor, Adi Novan, S.STP, menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan merupakan bagian dari tugas dan kewenangan dinas dalam meningkatkan kompetensi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2026 terdapat 18 program keahlian yang dijalankan bekerja sama dengan Disnaker. Pelaksanaan pelatihan di LPK dipilih karena dinilai memiliki sarana dan prasarana yang lebih memadai untuk menunjang proses pembelajaran.

Perwakilan tim Sugeng Teguh Santoso, Albert Roffy Aryus, yang hadir dalam pembukaan kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mempersiapkan masyarakat, khususnya pemuda, agar memiliki kesiapan untuk bekerja maupun berwirausaha.

Secara terpisah, Sugeng Teguh Santoso menyampaikan bahwa sebagai anggota DPRD, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mendorong peningkatan keterampilan masyarakat, terutama di bidang digital marketing yang saat ini terus berkembang.

Menurutnya, melalui usulan pokok pikiran dalam anggaran, ia menginisiasi program pelatihan digital marketing yang ditujukan bagi masyarakat Kota Bogor, khususnya kalangan pemuda, agar mampu memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi.

Ia berharap para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dalam mengembangkan usaha melalui pemanfaatan media digital.

Sugeng Teguh Santoso juga menyampaikan bahwa pelatihan ini didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia menambahkan, selama pelatihan berlangsung, peserta diharapkan mampu memahami dan mengaplikasikan strategi pemasaran digital sesuai dengan bidang usaha yang digeluti, termasuk dalam sektor perdagangan berbasis internet.

“Kami berharap para peserta mendapatkan pelatihan selama 15 hari ini, sehingga memiliki keterampilan dalam melakukan kegiatan pemasaran sesuai bidangnya dengan memanfaatkan sarana digital, sehingga produk dapat terpublikasi dengan baik kepada konsumen,” ujarnya.

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dan berlangsung selama 15 hari. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran intensif dari lembaga pelatihan kerja yang mencakup materi strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, pengelolaan konten, hingga praktik langsung untuk mendukung kesiapan kerja dan kewirausahaan.

pesona haka kalibata