Pemprov Kalteng Perkuat Penggunaan Bahasa Negara Melalui Pembinaan Lembaga Pemerintah dan Swasta

Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat komitmen dalam mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara melalui kegiatan Pembinaan Lembaga Pemerintah dan Swasta dalam Pengutamaan Bahasa Negara. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran berbagai lembaga dalam menggunakan Bahasa Indonesia secara baik, benar, dan sesuai kaidah.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pendampingan kepada lembaga pemerintah maupun swasta agar semakin tertib dalam penggunaan bahasa di ruang publik, dokumen resmi, serta berbagai media komunikasi kelembagaan.

Dalam sambutannya, Sunarti menyampaikan bahwa Bahasa Indonesia memiliki kedudukan penting sebagai identitas nasional, pemersatu bangsa, serta simbol kedaulatan negara. Oleh karena itu, penggunaannya perlu terus dijaga dan dimartabatkan, khususnya dalam lingkungan pemerintahan dan lembaga pelayanan publik.

Menurutnya, penggunaan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah tidak hanya mencerminkan profesionalitas sebuah lembaga, tetapi juga memperkuat citra dan wibawa institusi di mata masyarakat.

“Penggunaan bahasa negara yang baik dan benar merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga jati diri bangsa,” ujar Sunarti.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya mendorong penggunaan Bahasa Indonesia, tetapi juga tetap menghargai keberadaan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Tengah serta penggunaan bahasa asing secara proporsional sesuai kebutuhan.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penataan bahasa pada berbagai aspek kelembagaan, mulai dari penyusunan dokumen resmi, penamaan fasilitas publik, papan informasi, hingga komunikasi pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sebelumnya juga telah menunjukkan komitmen dalam penguatan Bahasa Indonesia melalui berbagai program pembinaan bersama Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Upaya tersebut diarahkan agar aparatur dan lembaga terkait mampu menggunakan bahasa negara secara profesional, tertib, dan berwibawa.

Selain lembaga pemerintah, keterlibatan sektor swasta juga dinilai penting karena penggunaan bahasa di ruang publik memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat. Melalui pembinaan ini, pemerintah berharap seluruh pihak dapat memiliki kesadaran yang sama dalam menempatkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam berbagai aktivitas kelembagaan.

Pemprov Kalteng berharap kegiatan pembinaan pengutamaan Bahasa Negara dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tercipta budaya berbahasa yang tertib di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Dengan penguatan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis nilai kebangsaan, identitas daerah, serta kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat.

Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.

pesona haka kalibata