PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, mendorong generasi muda Dayak tetap menjaga identitas budaya di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman.
Menurut Faridawaty, generasi muda memiliki peran penting dalam memastikan nilai dan tradisi budaya Dayak tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Generasi muda Dayak harus menjadi penjaga sekaligus inovator budaya. Modernitas bukan alasan untuk meninggalkan akar,” kata Faridawaty (26/7/2026).
Ketua DPW Partai NasDem tersebut mengatakan pelestarian budaya tidak harus bertentangan dengan perkembangan zaman.
Tradisi dan kearifan lokal dapat dikemas melalui pendekatan yang lebih kreatif agar relevan dengan kehidupan generasi muda tanpa menghilangkan nilai yang terkandung di dalamnya.
Menurutnya, penguatan budaya juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, perlu dibangun melalui kegiatan yang memberi ruang untuk mengenal dan mempraktikkan budaya lokal.
“Kesadaran budaya di kalangan pemuda harus dibangun secara kolektif agar tidak tenggelam oleh derasnya pengaruh globalisasi yang merambah ke berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
Faridawaty berharap pemerintah dan masyarakat memperluas ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam kegiatan seni, adat, serta berbagai agenda pelestarian budaya.
“Saya berharap generasi muda terus diberi ruang untuk terlibat dalam berbagai kegiatan seni, adat, dan pelestarian budaya. Dengan begitu, budaya Dayak akan tetap terjaga, berkembang mengikuti perubahan zaman, tanpa kehilangan identitasnya,” tutupnya.
Ikuti Kaltengbicara.com di Google News untuk dapatkan informasi lainnya.














